Bersama Rektor Universitas Diponegoro #2

Jpeg
Foto Pribadi : Abdul Jalil (Undip) dan Rektor Universitas Diponegoro

Alhamdulillah, aku mengucap rasa syukur kepada Allah Yang Maha Esa. Karena kesempatan untuk kedua kalinya aku berkesempatan untuk kembali mengisi catatan bersama Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Karena boleh jadi foto terakhir bersama rektor.

Oh iya nama rektor setelah Prof. Soedharto yaitu sebenarnya itu Prof Natsir. Namun, pada kenyataannya rektor terpilih di angkat oleh Presiden Republik Indonesia. Beliau  mendapat amanah untuk menteri riset dan pendidikan tinggi. Ya suatu kebanggaan  bagi seluruh keluarga besar Universitas Diponegoro. Pada akhirnya Prof Soedharto mendapat tambahan waktu untuk menjadi rektor alias masa jabatannya di perpanjang.

Pada suatu ketika pemilihan rektor untuk kedua kalinya dalam satu periode. Ya aku tidak ingin terlalu berbasa-basi untuk menulis catatan pada waktu itu. Jadi, rektor yang terpilih yaitu Prof. Yos  Johan Utama. Beliau merupakan mantan dekan dari fakultas hukum (FH). Selesai dengan tugas sebagai dekan pada akhirnya mendapat amanah sebagai rektor Undip.

Sebenarnya aku mencatat apa ya ? aku rasa tidak ada kejelasan yang memang nyata adanya. Mencatat tentang waktu itu tidaklah mudah karena waktu kejadian dan saat aku mulai mencatat judul ini jaraknya tidaklah dekat. Hanya sebagian hal yang dapat aku catat karena tidak ingin menimbulkan perdebatan dengan yang lain dengan apa yang sudah aku catat.

Bercerita tentang beliau aku rasa tidaklah penting untuk bagian ini. Karena banyak publik sudah mengetahui tentang seorang beliau yang menjabat sebagai rektor Undip . Aku biasa mencatat sesuatu yang dirasa tidak penting apalagi orangnya. Karena  percaya jalan yang aku tempuh dengan jalan kehidupanku. Mungkin, aku tidak akan merasa sama dengan yang lain. namun, aku tetap bagian dari mereka dalam setiap kehidupan.

Foto di atas adalah ya sebagai tanda bukti saja kalau aku pernah bersama dengan salah satu orang yang di anggap penting.  Suatu keberuntungan yang bisa aku rasakan pada waktu itu. Ya di sela-sela tugas mem-wisuda mahasiswa Undip aku dan beberapa dari temanku berfoto bersama dengan rektor. Hanya beberapa orang yang mendapat kesempatan itu. Ya sudahlah aku hanya sekedar untuk mencatat.

Aduh, ini merupakan bukan bahan bacaan yang baik untuk publik. Tidak dalam waktu yang lama catatan ini akan menjadi kisah yang misterius di masa depan.

Ya selamanya aku masih sanggup untuk mencatat, aku akan terus mencatat hingga waktu yang tidak mendapat di tentukan. Terima kasih bagi siapapun yang membaca catatan hingga berakhirnya tanda titik ini.

 

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *