Mampir dan Bertemu Lagi

mampir dan bertemu lagi
Foto: Meninggalkan Jejak Dulu

Dilihat dari judulnya “Mampir dan Bertemu Lagi” terkesan memang tidak menarik untuk digunakan sebagai bahan bacaan. Namun, disisi lain ada cerita yang berarti didalamnya. Tidak bisa dipungkiri memang jika gaya bahasa ku ketika menggambarkan satu momen terkadang mengandung banyak sekali maksud (ambigu).

Semua itu aku lakukan demi kepuasan pribadi dan tidak bermaksud untuk membuat kalian bingung. Justru, aku lebih suka kalian cuek. Jujur saja semua di catatan ini dunia ku bukan tentang kalian yang merasa dirugikan.

Kembali ke judul “Mampir dan Bertemu Lagi” hari sebelum foto itu ada, sebenarnya kami semua ada agenda  datang ke kegiatan HUT Racana Universitas Pekalongan. Karena kami semua terlalu capek dan beresiko juga kalau pulang malam melewati jalan pantura. Ada opsi menginap di rumahnya Arifin, tentu satu hal yang patut untuk disyukuri.

Baca juga: SILAHTURAHMI KE KEBUMEN LAGI

Lain waktu jika ada kesempatan kami semua juga akan datang kembali sekedar untuk bersilahturahmi. Aku sendiri memang suka jalan-jalan dengan menghabiskan waktu luang yang ada. Karena kesempatan untuk bertemu lagi bukan hal yang mudah didapatkan. Mengingat semakin dewasa, kesibukan juga akan semakin banyak dan terkadang merepotkan sekali.

Aku jadi teringat salah satu iklan yang pernah tayang di tv “jadi orang gede memang menyenangkan, tapi susah untuk dijalanin”. Faktanya memang seperti itu dan mungkin kalian juga akan mengalaminya satu hari nanti.

Baca juga: JUDULNYA BERSAMA MEREKA

Jika kalian membaca catatan ini dan tidak paham apa yang kalian baca. Percayalah, aku tidak akan pernah peduli. Karena aku bukan kalian !

Kunjungi juga blog ku yang satunya ya hanya di CATATAN HIROESHY NAKATA

Catatan Akhir Kuliah #79

Salam,

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *