Melihat Langit Yang Sama

Update Terakhir: 27 Juli 2023 Oleh Abdul Jalil

Grobogan, 27 Juli 2023 – Hari ini aku ingin sekali menulis sesuatu untukmu (Haruna). Lebih tepatnya surat terbuka yang bisa dibaca siapa saja. Aku bebaskan orang lain berpikir liar tentangmu. Hihihi

Jujur, aku tidak tahu kamu sekarang ada di mana. Oleh karena itu, aku menulis surat di sini saja, kapan pun, dan di mana pun kamu dapat membacanya.

Jangan khawatir, surat yang aku tulis tidak akan kok nyasar ke orang lain. Lagian satu-satunya orang yang mungkin membaca surat ini sampai habis ya hanya dirimu saja. Hihihi

Haruna, aku harap kamu membaca surat ini sampai habis ya! Selamat membaca!

Selamat pagi/siang/sore/malam, tergantung saat kamu membaca surat ini. Saat ini, aku duduk di sini menatap langit yang penuh bintang-bintang setelah seharian beraktivitas.

Aku merasa terpanggil untuk menuliskan kata-kata yang mungkin tak akan pernah bisa aku ungkapkan sepenuhnya secara lisan. Oleh karena itu, surat ini aku sampaikan untukmu, cinta dalam hidupku.

Judul surat ini adalah “Melihat Langit yang Sama,” karena seperti bintang-bintang di langit, hubungan kita juga terikat oleh sesuatu yang lebih besar dan tak terlihat.

Meskipun jarak dan waktu sedang memisahkan kita, namun hati kita selalu bersatu dalam cinta yang tak pernah pudar.

Dalam setiap kesempatan, hatiku selalu berdebar-debar dengan sukacita.

Setiap senyum dan momen indah, merupakan kenangan yang tak kan pernah hilang dari ingatanku. Aku sangat menantikan, dan hal itu akan terjadi.

Kehadiranmu nantinya akan memberi warna dan makna yang luar biasa dalam hidupku.

Namun, dari sudut pandang dunia yang berbeda, kita sepertinya merasa rindu yang mendalam.

Rindu untuk bersama, berbagi tawa, berjalan berdampingan di bawah cahaya rembulan, dan menatap langit malam sambil membicarakan hal-hal lucu.

Namun, jarak sedang memisahkan kita, tapi aku percaya bahwa kita selalu melihat langit yang sama.

Kita sekarang memang berada di tempat yang berbeda, masing-masing menjalani kisah hidup kita sendiri. Tetapi hati kita selalu terhubung dengan tali cinta yang tak terputus.

Bintang-bintang di langit mungkin menandai tempat di mana kita berdiri, namun cinta kita memelintir dan menyatukan waktu dan ruang.

Tiap malam, saat aku menatap langit dan melihat bintang-bintang bersinar.

Aku tahu bahwa di tempat yang jauh, kamu mungkin melakukan hal yang sama. Mungkin kita melihat bintang yang sama, mungkin juga yang berbeda.

Tapi yang pasti, di langit yang luas, cinta kita tetap mengalir begitu dalam. Cieee….

Jika kita pernah merasa sendiri, ingatlah bahwa kita tidak pernah sendiri, karena cinta kita selalu menyertai.

Kapan pun rindu menyapa, biarkan cinta menjadi penguat dan pengingat bahwa kita sedang melihat langit yang sama.

Terima kasih, cintaku, telah menjadi bagian tak tergantikan dalam hidupku.

Aku ingin berjanji untuk selalu hadir, mendukung, dan mencintaimu dengan sepenuh hati, meskipun sedang terpisah jauh.

Bersama-sama kita akan menghadapi segala rintangan, sebab cinta kita adalah kekuatan yang tak terhingga.

Aku menunggu hari ketika kita bisa bertemu, berjalan berdua di bawah langit yang sama, dan merasakan kehangatan hadirnya yang tak tergantikan.

Sampai saat itu tiba, mari kita tetap percaya bahwa langit yang sama akan selalu menyatukan kita.

Sekian surat ini untukmu, dan terima kasih sudah membaca surat ini dariku,

Daily Life 2023 #208

Salam,

TTD Abdul Jalil

About Abdul Jalil

Writing every day for happiness

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *