Surat Dari Masa Lalu 23

Dear: Boys

Aku mulai bosan dg kahadiranmu. Aku lelah berjumpa denganmu. Aku malu dengan mu. Mengapa ku selalu terpuruk di depanmu melihat senyummu buat tubuh ini tak berdaya. Tatapan mata matamu menghancurkan jiwa.

Mengapa mulut ini tak bisa berkata-kata. Mengapa sesulit ini untuk berkata. Walau sejauh apapun kau di sana. Kau selalu bilang angin tancapkan cinta ku di hatinya.

Walau rindu semakin memburu cinta semakin mendalam. Namun,ungkapan tak berkunjung keluar siksaan selalu mendalam di hati. Sungguh aku lemah di depanmu. Ku selalu berfikir sampe kapan rasa ini terungkap atau tak terungkap. Jalanku menuju hatimu. Hidupku untuk bersamamu. Matiku hanya untukmu. Itu karena aku cinta kamu.

Love,
Girl

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *