Surat Dari Masa Lalu 9

To: kak Abdul Jaliel

Pertama kali bertemu ku selalu ingat dirimu. Meski hanya dalam angan kau slalu terbayang. Engganku melupakanmu karnaku mencintaimu. Meski hanya dalam mimpi hiasi tidurku.

Hanya dirimu kasih buatku bahagia. Meski kau tlah berdua ku kan menanti. Hadirmu selalu membuatku tabah tuk menjalani semua derita.

Meski kalu tlah berdua dan berlalu. Namun ku akan berdoa untukmu. Senyummu slalu terbayang hiasi indah hariku. Meski terkadang perih menusuk kalbu.

Hanya harap dan doa. Moga engkau bahagia. Surat ini tercipta hanya untukmu.

From: Emilda Desy A/XF

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *