Wisuda Universitas Diponegoro Periode 153

wisuda universitas diponegoro periode 153
Foto: Untuk Mereka

Catatan ku ini masih tentang wisuda untuk kesekian kalinya, terhitung aku sudah mengikuti kegiatan wisuda Universitas Diponegoro (Undip) sebanyak 18 kali. Jika kalian sudah pernah membaca catatan judul sejenis, seperti contoh Wisuda Universitas Diponegoro ke-152 mungkin akan merasa heran. Mengapa ada orang seperti ku hidup di kampus Undip.

Membaca setiap catatan ku memang membosankan jika tidak pernah mengenalku, ya catatan ini ada karena sekedar menyalurkan hobi. Bagi yang belum tahu aku bersama adik-adik ber-almamater Undip baru saja memberikan ucapan selamat kepada adik-adik di Racana Diponegoro khususnya dari Fakultas Kedokteran Undip. Mereka telah resmi menjadi alumni mahasiswa Undip.

Baca juga: Wisuda Universitas Diponegoro Ke-151

Sebagai informasi tambahan saja mereka (mahasiswa kedokteran angkatan 2015) merupakan angkatan yang paling beruntung (menurutku). Mengapa bisa begitu, jika ada memang penasaran tanyalah kepada yang menulis catatan ini. Insya Allah akan ku beritahu dengan jelas. Jika tidak ada yang penasaran ya bukan suatu hal yang membuatku akan merugi.

Intinya aku menulis catatan ini karena dapat membuatku merasa bahagia menjadi seorang manusia yang memiliki kesempatan belajar untuk mengerti.

bersama sutrisno di wisuda undip
Foto: Kenalin Namanya Sutrisno

Salah satu adik tingkat ku ini yang selalu dekat dengan ku ketika masih belum sibuk dengan dunia perkuliahan di Fakultas Kedokteran. Karena aku sendiri adalah mantan pendamping reka dan si Trisno adalah pesertanya pada waktu itu. Sebenarnya ada satu lagi namanya si Yogi, tapi sayang aku tidak berkesempatan untuk bertemu. Senang bercampur sedih, tapi mereka sudah memberikan waktu terbaik kepada Pramuka Undip.

Masih Ada Waktu

Aku masih setia menunggu waktu terbaik untuk menyusul mereka menjadi seorang sarjana. Masih ada hal yang ingin aku selesaikan sebelum waktu ku berakhir sepenuhnya.

salam jari kelingking
Foto: Salam Jari Kelingking

Salam jari kelingking untuk siapa pun yang membaca catatan ini, semoga kita selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Untuk seseorang yang menantikan ku wisuda Undip periode berikutnya, tetaplah setia.

Catatan Akhir Kuliah #81

Salam,

TTD Abdul Jalil

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *