Jambore Kwarran Banyumanik Tahun 2019

Update Terakhir: 11 Juni 2021 oleh Abdul Jalil

Semarang, 6 Oktober 2019 – Catatan ini tentang sebagian kisah di Jambore Kwarran Banyumanik tahun 2019. Dimana akan mengakhiri kisah bersama mereka karena aku harus pindah tugas.

Kurang lebih 3 tahun bersama mereka sejak masih di tingkat Pramuka Siaga hingga menjadi Penggalang. Aku benar-benar melihat perkembangan mereka menjadi seorang anggota Pramuka yang ceria.

Pada kesempatan ini tahun 2019 aku masih dipercaya untuk mendampingi anak-anak mengikuti kegiatan Jambore di Kwarran Banyumanik. Pengalaman selama 2 tahun mendampingi anak-anak sangat seru dan menyenangkan sekali.

Aku dan semua guru kelas yang berkontribusi mempersiapkan segala agar saat pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik. Mulai dari latihan rutin, persiapan perlengkapan Jambore, berkas administrasi, dan teknis pelaksanaan.

Guru SDI Fitra Bakti banyumanik
Foto Bersama Guru SDI Fitra Bakti

Satu hari sebelum pelaksanaan aku dan para guru mempersiapkan untuk membangun tenda di lokasi yang sudah ditentukan. Aku pernah sangat kesal sekali dengan sekolah negeri yang seenaknya ambil jatah lahan orang. Hal itu terjadi 2x selama aku mengikuti kegiatan Jambore di Banyumanik.

Maka dari itu aku harus menjaga lokasi agar tidak di caplok oleh sekolah negeri. Aku pribadi sangat menyayangkan sekali tindakan oleh guru-guru sekolah negeri yang seperti itu. Jika aku diperintahkan untuk mencabut semua itu patok sekolah negeri pasti akan beres dalam waktu < 5 menit.

Tapi ya sudah daripada memikirkan yang sudah berlalu sesekali ambil foto bersama sebelum aku pindah tugas. Soalnya jarang sekali aku foto dengan para guru. Selama tidak ada kepala sekolah pokoknya bebas foto-foto. Hehehe

Kegiatan Jambore Kwarran Banyumanik

jambore kwarran banyumanik
Persiapan Gerak Jalan

Ada banyak sekali kegiatan selama pelaksanaan Jambore mulai hal yang dasar seperti perkemahan, baris-berbaris, tali temali, kesenian, gerak jalan, dan masih banyak lagi. Karena memang kegiatan-kegiatan Jambore ditujukan untuk anggota Pramuka tingkat penggalang.

Nah kalau untuk pesta siaga sudah beda lagi ceritanya, tidak ada acara perkemahan dan biasanya kegiatan hanya berlangsung selama setengah hari saja. Sekedar informasi saja untuk kegiatan Jambore biasanya dilaksanakan selama 1x setahun di masing-masing kecamatan, kota/kab, provinsi, dan nasional.

Jambore itu sifatnya perlombaan dan akan di cari regu terbaik dari setiap sekolah. Nah di sinilah mafia lomba bermain. Sebagai orang yang mengetahui kejanggalan saat lomba terpaksa aku harus diam saja dan memang tidak perlu mempermasalahkannya.

Dalam hatiku hanya bisa berkata, “Anak itu sebenarnya sudah di latih untuk berbuat tidak jujur oleh pembinanya sendiri”. Memang sangat di sayang sekali baik itu kegiatan pesta siaga atau Jambore.

Sebagai penutup dari catatan ini ada foto yang mungkin akan menjadi sejarah menarik.  Mungkin mereka akan mengetahuinya satu hari nanti.

regu aster sdi fitra bakti banyumanik
Regu Aster SDI Fitra Bakti

Sampai jumpa lain kesempatan.

Catatan Akhir kuliah #101

Baca juga:

Salam Dariku,

TTD Abdul Jalil

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *