Catatan Akhir Kuliah Yang Sebenarnya

Sekolah dan Kuliah
Catatan Akhir Kuliah Yang Sebenarnya
Foto : Catatan Kuliah

Catatan Akhir Kuliah Yang Sebenarnya. Semarang, 23 Mei 2018. Pada hari ini (Rabu) aku akan mengakhiri perkuliahanku (tingkat sarjana) untuk selamanya. Aku anggap hari ini adalah momen spesial yang harus diabadikan karena tidak akan terjadi sampai dua kali didalam hidupku.

Aku juga ingin berbagi tentang sejarahku saat mengambil mata kuliah atau lebih dikenal kartu rencana studi (KRS). Kalau kalian heran melihat daftar KRS yang ku ambil selama kuliah, aku tidak heran lagi dengan keheranan yang sedang kalian alami. hehehe

Jadi, selama 10 semester kuliah di kampus Undip ada banyak sekali KRS yang aku ambil. Seperti foto-foto yang aku bagikan dibawah ini.

catatan akhir kuliah
Foto : 19 SKS

Di semester pertama semua mahasiswa baru mendapat jatah 19 Sistem Kredit Semester (SKS). Dari awal memang sudah ditetapkan jumlahnya 19, untuk selanjutnya usaha mahasiswa itu sendiri apakah bisa mengambil 18, 20, 22, atau 24 SKS.

Catatan Akhir Kuliah
Foto : Hanya 18 SKS

Semester pertama nilaiku tidak seindah yang kuharapkan hanya mendapatkan (1,84/4,00) maka dari itu disemester kedua maksimal SKS yang diambil 18 saja. Ada cerita yang sangat mengherankan bagi yang mendengarkan secara langsung dariku (kalau aku tulis tidak akan seru dan sulit dimaknai oleh kalian).

Kalau dibaca secara menyeluruh bakal mengetahui kok sesuatu hal membuatku menjadi seorang yang terlatih. Untuk nilai / indeks prestasi (IP) ada peningkatan dari yang pertama yaitu 2,39. Memang aku ini bukan seorang yang hebat kalau urusan akademik.

Foto : 20 SKS

Semester 3 banyak yang bilang materi perkuliahan akan semakin sulit. Sulit menurutku kalau tidak berusaha untuk bisa melakukan/menyelesaikan tugas dan ujian yang ada. Aku berusaha sebaik-baiknya mahasiswa yang tidak menerima beasiswa Bidikmisi. Sebenarnya aku sendiri mempunyai dendam kepada beberapa mahasiswa penerima Bidikmisi angkatan 2013-2015.

Tapi ya sudah aku membuang dendam itu dan selalu mengingat kelicikan orang-orang yang ku ketahui. Mereka telah melakukan suatu tindakan yang pastinya merugikan. Ingat, catatan ini akan selalu abadi dan satu hari nanti hari pembalasan itu akan tiba.

Semester 3 ini sebagian besar IP dari teman-temanku mengalami penurunan. Untuk aku sendiri yang awalnya mendapatkan IP 2,39 turun menjadi 2,05 . Kalau IPK dan SKS kumulatif sengaja tidak aku tampilkan biar kalian bisa menghitungnya sendiri. Meskipun begitu aku masih dapat mengambil 20 SKS disemester berikutnya.

Foto : Masih 20 SKS

Semester 4 justru merasakan tidak pahamnya aku dengan semua mata kuliah yang tersedia disemester 4. Dan disemester ini aku dapat mengkoleksi semua nilai yang ada di dunia perkuliahan dari nilai A hingga nilai -. Bahkan diriku sempat kesel dengan dosen salah satu mata kuliah.

Ketika ujian mendapat soal dari beliau aku tak sudi untuk mengerjakannya (cukup ku tulis nama dan nim saja). Jika kalian yang kebetulan membaca catatan ini bisa bertanya secara langsung yang membuat catatan ini. Koleksi nilai disemester ini ada A,B,C,D, dan E. Aku tidak merasa sedih atau galau justru ya bersikap biasa saja dengan nilai yang telah ku dapat sesuai kemampuanku. 

Baca juga:  CATATAN AKHIR KULIAH 45

Tidak sedikit orang menghina hasil pencapaianku itu. Tapi melihat kelicikan teman-temanku aku hanya tersenyum sinis saja karena sebagian dari mereka ada yang mendapatkan nilai A dan B (cukup aku mengingat kelicikan mereka).

Meskipun aku hanya mendapatkan IP 1,25 justru aku berbangga diri. Ada kok yang bilang aku ini mahasiswa edan atau aneh.  iya aku memang mahasiswa aneh bagi mereka yang hidup secara instan.

Foto : Kembali 18 SKS Lagi

Semester 5 aku benar-benar sibuk dengan berbagai kegiatan kampus yang ada begitupun dengan mata kuliah. Disemester ini juga aku mengambil PKL 1 . Ku kira akan pergi jauh dan menghabiskan banyak uang namun pada kenyataannya jadi asisten praktikum fisika dasar 1.

Ternyata dugaanku salah dan aku sangat bersyukur sekali dengan hal itu. Disisi lain telah terjadi peningkatan IP yang sangat signifikan. Tetap saja belum menyentuh angka 3. Cukup dengan 2,61 aku sudah bersyukur bisa mengambil 22 SKS disemester berikutnya.

Foto : Memaksimalkan 22 SKS

Semester 6 tidak akan ku sia-siakan 22 SKS yang sudah susah payah didapatkan. Bahkan aku mengulang beberapa mata kuliah agar bisa lulus. Sebagian besar mata kuliah dosennya mudah untuk diajak kompromi kalau urusan nilai.

Tapi tetap saja aku masih mendapatkan nilai yang pas-pasan (nilai C) dan lebih baik bersyukur daripada tidak sama sekali. Semester ini ada peningkatan IP (masih berharap bisa mendapatkan IP  lebih dari 3,00), aku hanya mendapatkan IP 2,82. Padahal tinggal sedikit lagi, ya sudahlah. Catatan Akhir Kulia

Foto : Cukup 18 SKS Saja

Semester 7 ramai-ramainya mahasiswa angkatan 2013 melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kalau aku sendiri jelas belum bisa karena SKS belum cukup. Aku tidak peduli dengan orang lain, tidak aku ambil pusing sebagian sudah mengambil mata kuliah KKN dan semester 8 aku baru bisa ambil. Kalau kalian jeli harusnya aku bisa mengambil 22 SKS tapi memilih ambil 22 SKS. Karena aku ingin bersantai. Hehehehe Catatan Akhir Kulia

Sebagai pelengkap IP trennya masih naik yaitu 2,89 (masih belum mendapatkan IP 3,00). Ya sudahlah. Semester berikutnya aku masih bisa mengambil maksimal 22 SKS kok.

Foto : 22 SKS Lagi

Semester 8 waktunya mahasiswa-mahasiswa yang sudah lama mengambil mata kuliah skripsi sidang dan wisuda. Aku baru memulai KKN untuk membuat ceritaku sendiri bersama teman-teman. Aku juga sudah pernah menerbitkan catatan tentang KKN. Ku kira akan mendapatkan cerita yang seru dan berkesan tapi pada waktu itu aku merasa aneh saja.

Mungkin aku saja yang aneh bagi orang-orang normal. Aku belum menentukan judul untuk proposal penelitianku (tidak ada ide, tidak ada skripsi).  Lagian semester ini lebih banyak mengambil mata kuliah yang belum lulus (kalian bisa lihat daftar KRS-ku), kalau bisa lulus dengan nilai minimal  C secara otomasti IP kumulatif juga naik meskipun IP ku saat ini ke posisi 2,86 Catatan Akhir Kulia

Foto : 12 SKS Semester 9

Ternyata aku bisa sampai disemester 9 (sejak semester 4 memang sudah direncanakan bakal lebih dari 4 tahun). Persiapanku tidak untuk main-main saja (karena yang menghujatku tidak sedikit). Pertanyaan demi pertanyaan selalu terdengar olehku tapi aku memilih untuk tidak merepotkan diri sendiri (ku jawab seperlunya).

Untuk semester 10 merupakan semester terakhirku. Semakin sedikit aku mengambil mata kuliah semakin dekat dengan hari kelulusanku. Ya belum tahu pasti kapan aku lulusnya dari kampus Undip. Karena semester ini sudah mengambil mata kuliah “ Metode Penelitian” rasa-rasanya memang harus mengambil skripsi. Siapa tahu bisa selesai dalam satu semester. Pada kenyataannya sih tidak seperti itu. Hehehe Catatan Akhir Kulia

Foto : Semester 10 Hanya 12 SKS

Wajibnya aku hanya mengambil mata kuliah Skripsi, dua mata kuliah lainnya untuk pelengkap karena misi khusus yang perlu aku selesaikan. Kuliah bagiku disemester ini adalah sebuah liburan. Hehehe

Foto : Suasana Ruang Kuliah

Hampir disetiap pertemuan kelas (jadwal sore hari) waktu lebih banyak aku habiskan waktu untuk tidur dikelas. Sejak awal aku memang tidak mengerti apa yang harus aku pelajari (kalaupun aku mendapat nilai C sudah bersyukur sekali).

Jika tidur tidak memungkinkan dan rasa kantuk menyerang dengan hebat, cewek-cewek cantik yang dikelas adalah obatnya. Aku tidak ingin memilikinya cukup memandang seperlunya biar aku tidak tertidur didalam kelas.

Hari ini pula merupakan pertemuan terakhir disemester 10. Aku membuat catatan untuk persiapan ujian akhir semester. Dan tidak lupa aku membuat pesan yang mungkin satu hari nanti dapat oleh para penerusku.

Tidak seperti yang lain, aku mungkin tidak mudah rindu dengan suasana kuliah. Ketika pekerjaan mulai terasa berat untuk diselesaikan. Aku tidak ingin ada penyesalan dikemudian hari kuliah hingga 10 semester lebih. Aku yang memutuskan, aku juga yang menyelesaikannya. Semua sudah ditentukan oleh-Nya, aku hanya merencanakan sebisaku sebagai manusia.

Foto : Catatan Terakhir Kuliah

Aku tidak peduli dengan masa lalu sebagai mahasiswa (telat lulus menurut pengertian mereka). Aku hanya peduli masa depanku dan sedikit mempertimbangkan kemungkinan yang ada baik atau buruk dari keputusanku. Catatan akhir kuliahku benar-benar akan berakhir ketika aku sudah dinyatakan lulus sebagai mahasiswa Fisika Undip.

Aku tidak tahu kapan skripsiku akan selesai, banyak orang-orang yang bertanya kapan sidang. kapan wisuda? salah satu pertanyaan yang menyakitkan bagi orang-orang lemah. Jika hanya seperti itu cukup mudah bagiku untuk bertanya kembali. Dengan pertanyaan singkat dan sangat menusuk. Kapan kamu mati ? Mampu menjawab tanpa emosi bagiku kalian sudah termasuk orang-orang yang kuat (aku mengakui itu).

Aku membuat catatan  ini yang lebih dari 5 halaman dan sulit untuk menemukan inti dari catatan aku tidak peduli dengan permasalahanmu. Aku sudah mencapai batasku untuk bersikap baik-baik saja. Aku beradaptasi dengan berbagai lingkungan kuliah dan masyarakat.

Aku tidak peduli dengan gunjingan, pujian atau apapun itu. Aku hanya ingin menikmati sisa-sisa kesempatanku sebagai mahasiswa. Tidak perlu aku membagikan kebahagiaanku dengan orang lain jika hanya sebatas pengisi konten.

Kuliah dan bersosialisasi merupakan beberapa hal yang sangat menyenangkan kalau memang tahu cara kerjanya. Berproses kadang menyakitkan kalau ego pribadi masih dibanding-bandingkan dengan siapapun.

Selalu menganggap diri sendiri orang yang paling menderita, telah melakukan semuanya seolah-olah hanya sendirian. Jika pesan-pesan yang pernah tercurap olehku (entah secara lisan/tertulis) selalu dianggap “sampah”. Maka bersiap-siaplah “sampah” dariku yang akan kalian ingat-ingat kembali.

Salah satu adik yang aku dampingi. Aku memang dekat dengan banyak adik-adik mulai dari angkatan 2014-sekarang. Karena sebagai kakak harus bisa menjaga mereka dan menjadi contoh yang baik.

Bercerita kepadaku tentang kesedihan karena ayah yang mencintainya sudah pergi untuk selamanya. Sampai saat ini aku merahasiakan identitasnya dari siapapun. Menjadi kakak baginya adalah satu tugas moral yang harus dijalankan.

Tanpa harus menyimpan perasaan yang berlebih karena itu adalah racun. Demi melihatnya tumbuh dan berkembang menjadi sosok pribadi yang kuat dimasa mendatang.

Jika kalian tipe manusia yang banyak mengeluh harusnya kalian menonton Naruto dari season 1 s.d 4 dan Naruto Shippuden episode 1-500. Ambilah pesan moral yang dapat membuat pikiranmu lebih terbuka dan memahami sebagian arti hidup.

Tidak ada salahnya mahasiswa masih gemar nonton kartun jepang seperti Naruto. Lebih baik bagiku daripada harus menghabiskan waktu untuk menonton drama korea. Biar hidup tidak melulu tentang drama, cinta dan pencitraan.

Oh iya kalian mungkin akan kesulitan untuk membaca pesan terenkripsi dibukuku (memang sengaja aku menulisnya seperti itu). Ada pesan-pesan yang sengaja aku sampaikan kepada calon istriku dimanapun saat ini sedang berada (mungkin lagi dirumah). Hehehe

Jika catatan akhir kuliahku sudah benar-berakhir. Kisah selanjutnya akan disambung kembali dengan cerita tentang Aku, Dia, dan Haruna dimasa yang akan datang. Aku akhiri catatan ini karena jari-jariku sudah pegal untuk menekan tombol-tombol yang ada dipapan ketik. Sekian dan terima kasih.

Catatan Akhir Kuliah #46

Salam,

Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

https://abduljalil.my.id/

Tinggalkan Balasan