Surat Dari Masa Lalu 3

To: kak Abdul Jalil

Gelap haru di taman. Bias makna yang terpendam belas tawa harapan. Belai indah matamu teman mimpi tanpa jemu.

Untai ebun dan canda tampak kau lepaskan tawa kenang hati terbakar kini tiba waktuku untuk puitiskan sayang untuk katakan cinta

Jadikan aku pacarmu kan ku bingkai slalu indahmu. Jadikan aku pacarmu inginlah kisahmu. Kini tiba waktuku untuk puitiskan sayang untuk katakan sayang. Jangan pernah lari dariku. Jangan engkau lupakan aku.

From: Fitri Nur M/XH/Massoi

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *