Cinta Sebatas Patok Tenda

Cinta Sebatas Patok Tenda
Foto Pribadi : Aku dan Pramuka Indonesia

Semarang, 9 September 2014 Dalam Catatan Cinta Sebatas Patok Tenda Sudah dalam waktu yang lama sejak kisah itu ada. Aku sempat berpikir hal itu akan terjadi dalam waktu dekat. Aku dan mereka sebenarnya sedang menunggu sesi upacara  pembukaan. Kisah ini masih dalam ingatan ku tentang latihan Search and Rescue nasional yang di laksanakan di Lapangan Komando milik Kodam IV/Diponegoro Semarang.

Terlalu lama menunggu persiapan yang belum jelas waktu untuk sesi pembukaan oleh Rektor Universitas Diponegoro. Pada akhirnya kami semua yang hadir dalam kegiatan ini memanfaatkan untuk berfoto bersama.  Ada begitu banyak foto yang tertangkap pada hari itu dimana hampir semua peserta menikmati sesi bebas berfoto bersama. Di sisi lain untuk panitia juga dalam kondisi seperti kami ini hanya saja mereka lebih sibuk untuk mempersiapkan acara pembukaan kegiatan. Cinta Sebatas Patok Tenda

Baca juga: TIM 5 LATSARNAS III UNDIP

Aku merasa sangat bersyukur bisa menjadi dari mereka sebagai peserta. Pramuka memang selalu mempunyai berbagai macam  cerita yang asyik untuk dibicarakan. Apalagi aku dan mereka sudah semakin dewasa,tentu lebih banyak pengalaman dalam komunitas ini. Pramuka di seluruh dunia ada termasuk juga Indonesia. Aku bangga menjadi seorang pramuka. Karena selalu riang gembira. Sangat jelas dilihat dari ekspresi dari rekan rekan ku di pramuka yang sangat ceria berfoto bersama. Foto diatas merupakan bagian kecil dari keseluruhan yang hadir dalam kegiatan waktu itu. Jujur saja aku juga ingin terlihat foto aku di sana. Suatu hari nanti juga akan menjadi kenangan manis bukan ? Jadi aku ikut saja dalam sesi foto apapun dengan mereka asal bisa bersama aku senang. Cinta Sebatas Patok Tenda

Dan aku ingin menulis sedikit catatan tentang waktu itu dimana cerita selalu menghiasi kegiatan pramuka.  Sebenarnya catatan ini sudah pernah aku alami sejak usia sekolah dasar ketika mengikuti kemah pertama kegiatan pramuka. “Cinta sebatas patok tenda”. Hanya saja baru tahun 2014 kemarin aku mengetahui ada yang membuat lagu khas pramuka untuk semua kalangan. Cinta sebatas patok tenda lagu yang sangat familiar bagi seorang pramuka. Aku akui lagu itu sangat menyentuh hati jika dimaknai dengan baik. Di semua lirik yang ada dapat membuatku mengingat kembali semua kenangan yang pernah ada dalam kehidupanku dimasa lalu.

Baca juga: PERTEMUAN YANG DIRENCANAKAN SEBAGAI ALUMNI PESERTA LATSARNAS

Aku yakin masing-masing dari mereka juga memiliki kisah yang sama tentang lagu itu. Aku tidak mampu untuk menyampaikan rasa tentang bagaimana harus mengatakan yang sebenarnya. Cinta memang selalu bersemi di bumi perkemahan. Dulu waktu aku kemah paling lama itu hanya tiga hari saja. Hanya dengan tiga hari catatan harianku sudah dapat memenuhi buku harian. Sekarang rekor itu sudah terpecahkan dengan waktu yang lebih lama. Yaitu seminggu kemah dengan teman teman yang datang dari seluruh wilayah di Indonesia. Cinta Sebatas Patok Tenda

Lelah memang jika aku harus menulis selama itu dengan berbagai kisah. Jadi,aku cukupkan dengan beberapa kisah yang aku tulis di buku catatan harian. Aku memang suka menulis hanya saja tidak semua orang bisa memahami apa yang biasa aku tulis. Banyak makna yang tidak jelas,kata-kata yang terbalik dari kata yang seharusnya ada. Dan itulah aku saat menulis catatan ini. Aku ingin memohon maaf bagi siapapun yang pernah membaca catatanku di Blog atau dimanapun aku menulis.  Menulis catatan bagiku adalah salah satu kegiatan yang dapat menghilangkan rasa malas. Cinta Sebatas Patok Tenda

Baca juga: SENYUM-KU ADALAH KEBAHAGIAAN BAGI-NYA

Di kegiatan waktu itu aku juga banyak belajar dari mereka tentang kebudayaan masing masing daerah. Unik sekali untuk di tulis hanya saja aku belum ingin menulisnya. Biarkan orang lain untuk menulisnya. Namun,aku ingin menulis satu salah kisah pendek dari kebudayaan yaitu “ budaya makan beling” budaya itu datang dari Banten. Nama kebudayaannya adalah “ Debus ” aku tidak bisa berkata-kata lagi tentang mereka yang senang memakan beling. Bagaimana bisa mereka dengan mudah memakan benda benda yang tidak lazim untuk dimakan. Sudahlah, teori sains pun tidak akan mampu untuk menjawabnya. Cinta Sebatas Patok Tenda

Dan kisah yang biasa aku tulis di dalam catatanku itu tentang cinta. Cinta dan pramuka. Mereka juga terkena cinta lokasi sebatas patok tenda. Aku memiliki kisah tersendiri tentang cinta sebatas patok tenda. Hanya saja dirinya sekarang sudah menikah dengan laki-laki lain. ateku patah hati waktu mengetahui dirinya sudah menikah. Namun,aku senang dia menikah karena bisa cari yang lain lagi. Tentu aku harus berpikir positif  untuk dimasa depan. Lama-lama aku semakin tidak jelas saja menulis catatan ini. Yang penting masih dapat dibaca meskipun tidak akan menjadikan kisah ini paling menarik dan layak untuk dibaca. Cinta Sebatas Patok Tenda

Baca juga: BERBEDA UNTUK BERSAMA KARENA BAHAGIA ITU SEDERHANA

Aku yakin suatu hari nanti mereka akan membaca kembali kisah masing-masing dari mereka yang datang untuk mencari kebahagiaan dari kegiatan Pramuka Nasional. Satu Minggu lamanya terasa singkat saat perpisahan berlangsung. Sedih rasa ingin aku ungkapkan kepada mereka. Aku tidak mampu untuk mengatakan karena terlalu sedih melepas kenangan dengan mereka semua. Aku ingin kebahagiaan itu tidak cepat berlalu hanya menjadi kenangan tanpa narasumber. Inilah yang namanya takdir Tuhan. Tidak ada yang sanggup menolak kehendak-Nya. Sempat juga aku menulis satu puisi untuk mereka dan puisi itu ada di bagian lain dari catatan ini. Aku menulis lebih dari tanda mereka yang pernah mengenalku dan sebaik-baiknya mereka mengenalku adalah mereka masih mengingat aku. Cinta Sebatas Patok Tenda

Untuk teman-teman yang masih mengingat aku. Ada pesan untuk kalian siapa tahu aku dan kita semua sempat membaca kembali catatan ku ini . Dan aku berharap bisa bertemu dengan kalian semua. Pesan ini adalah pesan terbuka untuk siapa saja yang ingin membacanya.

Baca juga: KEBAHAGIAAN MENJADI DUA DALAM SATU KEGIATAN PRAMUKA NASIONAL

Semakin berlalu dalam kisah kita dimasa lalu. Banyak hal yang terjadi selama kita berpisah pada hari dimana kita semua berkumpul. Mengingat hari itu adalah aku kamu dan kita semua. Hanya butuh waktu sesaat untuk dapat mengingat nama kalian. Namun,butuh waktu lama untuk dapat melepaskan kalian. Bagiku kalian adalah aku dan aku adalah mereka. Kita satu dalam kebersamaan canda dan tawa kita adalah kesedihanku. Memang, tidak cukup waktu untuk kita dapat berkumpul kembali. Tapi tidak akan menjadi hal yang mustahil aku dapat bertemu dengan kalian satu per satu. Janji memang dapat dikhianati namun kenangan kita takkan mampu dikhianati oleh siapa pun. Satu hari nanti kalian akan melihat seorang aku yang berbeda dari masa lalu ”. Cinta Sebatas Patok Tenda

Hanya itu yang bisa aku tulis untukku dan mereka. Karena kebahagiaan adalah bagian dari perjuangan hidup. Maka perjuanganku itu adalah mereka yang hadir dalam hidupku. Aku tidak ingin berhenti menulis kisah hidupku dan siapapun sebelum waktu  memang ditentukan untuk benar-benar berhenti untuk seorang aku. Selalu mengingat dan mensyukuri nikmat dari-Nya. Hal yang perlu untuk aku sampaikan kepadaku dan mereka atau siapapun selama masih hidup dunia ini. Salam dari seorang aku Cinta Sebatas Patok Tenda

Pramuka Pandega Gudep kota Semarang 11.045 pangkalan Universitas Diponegoro, Semarang. Semua akan berakhir dengan indah sesuai ketentuan masing-masing nama. Karena dewasaku adalah bersaudara.

Abdul Jalil (Fisika Undip 2013)

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *