Satu Hari Nanti Bersama Haruna

Satu hari nanti bersama Haruna
Foto oleh Suzy Hazelwood dari Pexels : Menulis Kisah Hari Ini

Satu hari nanti aku tak akan lagi hidup bersama mu (Haruna), namun dalam kisah ini kau relakan untuk tak bersedih. Ketika mata tak lagi melihat dunia, setiap kisah dalam catatan ini.

Kau akan selalu ingat setiap momen terbaik bersama ku dan impian bersama tak lagi ada. Namun dalam hati mu akan selalu ada kesempatan untuk melanjutkan hidup. 

Satu hari nanti anak-anak akan mengingat kapan terakhir kita tersenyum dan bahagia. Jika meninggalkan sesuatu yang keren seperti halnya kisah kita, mungkin terdiam aku melihat jalanan tidak menjadikan kita sombong.

Sebenarnya tidak satupun orang tahu kau berada di salah satu tempat terbaik di bumi. Apakah kita akan pergi menuju perjalanan selanjutnya. Kau harus mengatakan bahwa penolakan adalah jawaban yang tak ingin ku dengar. 

Baca juga: MENULIS LEBIH DARI TANDA UNTUK HARUNA

Haruna, satu hari nanti kisah ini hanya sebagian kesempatan untuk tetap abadi. Aku pernah menulis kisah yang lebih baik dari setiap cita-cita dari tiket terakhir kita berkunjung di kota terakhir malam ini.

Mungkinkah akan terjadi dalam waktu dekat? Kau begitu naif jika aku tidak memeluk mu hari ini, sedetik jarum menunjukkan perpindahan  untuk berbuat baik.

Aku percaya kau akan mengingat kisah terbaik bersama ku malam ini. Keajaiban tak hanya menjadikan hidup berarti dan tidak satupun pengetahuan sejarah hanya omong kosong. Terima kasih telah menjadikan kisah ini ada dan tetap ada hingga akhir nanti. 

Kunjungi juga blog ku yang satunya ya di CATATAN HIROESHY NAKATA

Salam,

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

3 Comments on “Satu Hari Nanti Bersama Haruna”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *