Catatan Kota Lama Semarang Bersama Mereka

Semarang, 7 September 2019 – Catatan kota lama Semarang bersama mereka sebelum waktu kembali seperti semula. Aku dan mereka mengisi waktu luang dengan menikmati suasana malam di kota lama.

Menghabiskan sisa hari sebelum berganti di kota lama adalah salah satu cara untuk bahagia. Aku merasa senang karena mereka adalah orang-orang yang sepemikiran denganku. Bagaimanapun juga aku ingin bersama mereka.

Aku tidak ingin membahas peluang kapan akan terjadi lagi. Karena Aku rasa waktu tidak akan memberiku kesempatan kedua jika melewatkan kebahagiaan bersama mereka. Tinggal menunggu waktu saja aku akan wisuda dan meninggalkan mereka.

Aku sama seperti kota lama yang akan menjadi sejarah dan cerita orang ke orang, bedanya aku masih hidup untuk saat ini.

Selama aku merasa senang, itu sudah cukup bagiku untuk menikmati waktu demi waktu yang telah berlalu. Bersyukur adalah cara terbaik untuk mendapatkan kembali kebahagiaan.  

Buah semangka merah menjadi cemilan malam ini di kota lama.  Seperti halnya foto dibawah ini yang telah menjadi sejarah.

Satu Foto Tentang Catatan Kota Lama Semarang

catatan kota lama semarang
Masih Tersenyum

Aku juga tidak melupakan kebiasaanku tentang salam jari kelingking. Dimana ada aku dan kamera jari kelingkingku akan muncul sebagai tanda kebahagiaan.

Aku benar-benar menghabiskan waktu bersama mereka sampai hari telah berganti. Satu hari nanti mungkin aku akan kembali entah dengan siapa.

Aku berharap bisa datang dengan pasangan hidup alias istriku sendiri, ya sekedar jajan dan mencari Pokemon di kota lama.

Catatan tentang kota lama Semarang aku cukupkan sampai disini saja. Jika kamu tidak menemukan benang merahnya tidak apa-apa. Karena mungkin memang tidak ada. Hehehe

Catatan Akhir Kuliah #99

Baca juga:

Salam Dariku,

TTD Abdul Jalil

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *