Catatan Kursus Mahir Dasar Racana Diponegoro

catatan kursus mahir dasar
Foto: Hiroeshy, Amanda, Intan

Menulis lagi satu catatan tentang Kursus Mahir Dasar (KMD) di Racana Diponegoro. KMD diperuntukkan bagi peserta didik (siswa/mahasiswa), tenaga pendidik (guru) atau seseorang yang memenuhi syarat dan ketentuan berlaku.

Di catatan sebelumnya yang berjudul “CALON PEMBINA PRAMUKA SIAP UNTUK MEMBINA RUMAH TANGGA”. Aku sudah pernah mengikuti kursus pembina Pramuka tingkat dasar. Baca-baca saja kalau ingin membacanya.

Karena setiap catatan ku pastinya hanya penuh dengan kata-kata saja (untuk anak jaman  sekarang mungkin konten di blog tidak lebih menarik dibandingkan konten di Youtube). Aku suka menulis dan aku tidak peduli akan hal tersebut.

Baca juga: MENYAMPAIKAN PESAN MORAL

Dalam catatan Kursus Mahir Dasar (KMD) ini, aku dan 2 adik tingkat ku yang sedang merayakan hari terakhir pelaksanaan kursus. Tepatnya untuk si Manda, kalau aku dan Intan sudah lebih dulu menyelesaikannya.

Terlebih juga aku dan Intan mengikuti kursus sebagai salah satu syarat agar bisa dilantik sebagai Pandega. Jujur saja 3 tahun lamanya hanya aku satu-satunya orang yang sanggup menyelesaikan prosesi (bagi yang tahu saja).

Aku masih ragu ada orang yang memiliki pemikiran yang sama seperti ku ini.

Catatan kursus mahir dasar
Foto: Sebelum Pulang

Di catatan ini mereka semua adalah panitia Kursus Mahir Dasar (KMD) dan mungkin juga sebagai peserta. Kecuali beberapa orang yang sudah dilantik sebagai Pramuka Pandega (hanya sebagai penonton dan penasehat saja).

Mereka telah menyelesaikan tugas dengan baik dan aku bangga dengan mereka. Karena mereka semua adalah adik-adik ku. Hanya aku satu-satunya orang yang masih tersisa di dalam bingkai foto itu (jika paham apa yang aku maksud).

Sebaiknya aku segera bergegas untuk menyelesaikan catatan yang lain. Aku begitu sibuk namun sesekali meluangkan waktu untuk mereka. Terima kasih untuk kalian sudah menyempatkan mampir di catatan ini. Sampai jumpa di catatan 67.

Catatan akhir kuliah #66

Salam,

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *