Jalan-Jalan di Kota Bandung

jalan-jalan di kota Bandung
Foto: Salam Jari Kelingking

Mengawali catatan jalan-jalan di kota Bandung, aku memberikan salam jari kelingking kepada kalian semua. Aku berada di kota Bandung selama beberapa hari memiliki tujuan untuk uji sampel kain. Berangkat dengan menggunakan transportasi kereta dari Stasiun Tawang menuju Stasiun Bandung. Untuk pertama kalinya pada tanggal 15 November 2018 aku pergi sendirian di kota Bandung lho,. Dulu sih pernah pergi ke Bandung (2008) tapi waktu itu kepentingannya studi tour pas jaman SMP.

Baca juga: PRAMBANAN ISTIMEWA

Sesampainya di kota Bandung aku menuju ke Balai Besar Tekstil (BBT). Aku merasa tidak tersesat apalagi sampai buta arah, jaman sekarang sudah ada peta canggih (Gmaps). Tinggal pesan ojek online dan sampai deh dengan cepat. Aku mengagendakan untuk jalan-jalan di kota Bandung setelah urusan uji sampel selesai.

alat uji penelitian di BBT Bandung
Foto: Alat Uji Jebol Kain

Jalan-jalan di kota Bandung sejatinya untuk melihat berbagai macam alat uji, salah satunya adalah alat uji jebol. Nama resminya kalau tidak salah alat uji kekuatan bursting tester (SDL Atlas-M229 Autoburst Digital) mode otomatis. Tapi sayang sekali aku lupa nama operator yang sudah membantu ku banyak sekali mengenai berbagai hal tentang dunia pertekstilan dan alat uji kain.

Baca juga: SALAM JARI KELINGKING

Ku kira akan selesai dalam waktu satu hari, namun sepertinya aku harus tinggal lebih lama di BBT. Untungnya aku tidak perlu repot-repot mencari penginapan, karena di BBT sudah tersedia penginapan. Harusnya aku bisa menyelesaikan 2 agenda sekaligus. Namun untuk uji  Scanning Electrone Microscope (SEM) sampelnya baru bisa diuji pada hari berikutnya (tanggal 16 November 2018). Itupun sampel harus aku tinggal pulang, karena sudah ada janjian dengan salah satu rekan penelitian. Beliau (Bu Reni) sedang mengerjakan penelitian juga di Lab. Fisika Radias dan Fisika Medik.    

Salam Perpisahan     

Salam perpisahan BBT Bandung
Foto: Salam Perpisahan

Entah kenapa aku tidak berminat untuk foto tepat didepan gedung BBT Bandung. Mungkin alasan klasik untuk tidak berlebihan dalam mengambil dokumentasi (norak). Aku tidak sempat untuk berpikir seperti itu, jari kelingking ku sudah cukup mewakili keberadaan ku sebagai tanda pernah berada disana. Karena urusan ku sudah selesai, jalan-jalan di kota Bandung saatnya dimulai.

Bersama Pramuka ITB
Foto: Bersama Anggota Pramuka ITB

Awalnya aku bersama bu Reni tapi setelah itu kami berpisah. Ya foto salam jari kelingking yang berada di bagian awal dari catatan ini bu Reni yang mendokumentasikan lho. Hehehe

Karena aku tidak ingin melewatkan momen di kampus ITB, aku jalan-jalan mencari base camp anak Pramuka ITB. Aku yakin pasti ada, dan benar saja waktu itu ketika berada di kampus. Ternyata mahasiswa ITB sedang melaksanakan kegiatan semacam pengenalan unit kegiatan mahasiswa. Tentu saja bukan perkara yang sulit untuk menemukan mereka (anggota Pramuka)

Baca juga: ANTARA AKU DIA DAN MEREKA

Jika kalian memperhatikan dengan seksama, aku sudah memberikan sesuatu yang mereka mungkin belum pernah menjumpainya lho. Mudah kok untuk ditebak oleh kalian semua. Btw ketua Racana pada saat itu mahasiswa angkatan 2016 lho, sekilas aku dan dia (tepat disamping kanan ku) terlihat seumuran atau sebaliknya.  😀

Pelataran Masjid Salman ITB
Foto: Di Sekitar Masjid Salman ITB

Aku jalan-jalan di kampus ITB dari sore hingga malam hari, aku sempatkan untuk ikut shalat berjamaah di masjid yang terkenal itu. Karena aku tidak mungkin balik ke stasiun malam ini juga (kehabisan tiket pulang), pada akhirnya setelah dari kampus ITB aku putuskan untuk mengunjungi Pramuka di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Teman Baru dari Kampus UPI

Teman baru dari UPI Bandung
Foto: Baru Sampai Langsung Jeprett

Senyum saja dulu sebelum diminta, ku kira ketika di UPI akan bertemu dengan teman-teman mantan peserta Lasartnas III Undip. Seperti Mas Bayu dan Mas Galang Wira, eh ketemunya justru mas Bayu yang lain. Masih satu angkatan dengan ku tapi dia baru saja wisuda. Pada akhirnya aku istirahat dong di sanggar Pramuka UPI. Ingin jalan-jalan ya badan sudah capek banget. Besok pagi sebelum berangkat ke stasiun berangkat pastinya aku sempatkan untuk jalan-jalan sebentar di lingkungan kampus. Tapi tidak ada dokumentasi yang bisa aku tampilkan di catatan ini. Maaf yaa..hehehe

Pamitan dengan teman-teman dari UPI Bandung
Foto: Sebelum Pulang dan Pamitan

Jalan-jalan di kampus UPI aku cukupkan sampai hitungan jam saja. Karena sebelum jam 14:00 WIB aku harus sampai di stasiun untuk cetak tiket. Aku tidak ingin terlambat sedikitpun, bisa-bisa aku rugi waktu dan tenaga dong. Oh iya, aku tidak langsung pulang ke Semarang melainkan ke Bekasi (rumah Paklek). Sekali-kali mengunjungi kakak perempuan yang ada disana dan juga sepupu.

sebenarnya masih ingin jalan-jalan
Foto: Aku dan Museum

Biar ada identitasnya khas UPI (ya meskipun biasa saja sih), kalau aku ditanya kan tidak repot sudah pernah ke UPI apa belum? Gitu lho. . .

stasiun Bandung
Foto: Stasiun Bandung

Akhirnya aku sampai juga di stasiun Bandung. Aku memiliki sedikit waktu untuk bersantai dan segera mencetak tiket sebelum terlambat.

Danbo ku didalam kereta Bandung-Pasar Senen
Foto: Boneka Danbo

Foto itu menandakan petualangan di kota Bandung benar-benar akan berakhir. Mungkin lain waktu aku akan kembali lagi jalan-jalan di kota Bandung tapi bukan sebagai mahasiswa. Sampai jumpa di catatan lainnya. Terima kasih

Baca artikel menarik lainnya seputar travel hanya di Hiroeshy

Catatan Akhir Kuliah #77

Salam,

About Abdul Jalil

Semua tentang ku dan Haruna

View all posts by Abdul Jalil →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *